BNCC's Journey
Introduction
BNCC atau Bina Nusantara Computer Club, merupakan satu-satunya UKM
(Unit
Kegiatan Mahasiswa)
yang bergerak di bidang komputer di Universitas Bina Nusantara, dimana
universitas kita yang tercinta ini merupakan salah satu universitas
terbaik dalam
bidang komputer di Indonesia.
The Beginning
Pada awalnya nich.. BNCC itu hanya merupakan sekumpulan anak kos yang
sangat
menyukai komputer. Mereka sering kumpul dan saling menantang adu cepat
dalam
membuat program. Wuiih.. kebayang donk gimana jagonya mereka. Nah..
dari
hasil
kumpul-kumpul itulah mereka lalu mempunyai suatu keinginan untuk
menjadikan BNCC
ssebagai salah satu UKM di Binus. Keinginan mereka pun terwujud pada
tanggal 24
April 1989, ketika pihak kampus memberi izin kepada kumpulan anak kost
tersebut
untuk mendirikan sebuah UKM dengan nama Bina Nusantara Computer Club.
Tapi dengan
syarat, pihak kampus tidak menyediakan dana untuk BNCC. Walaupun
begitu,
UKM kita
ini ternyata mendapat sambutan yang sangat baik dari
mahasiswa-mahasiswa
Binus
terutama mereka yang sangat tertarik dan ingin mengembangkan ilmunya
dalam bidang
komputer.
Day by day
Pada tahun pertama, karena BNCC baru terbentuk, jabatan ketua tidak
jelas
dipegang oleh siapa. Namun fasilitas-fasilitas untuk anggota sudah ada
loch.
Diantaranya adalah Bulletin Disk dimana merupakan sebuah sarana untuk
menyajikan
informasi IT dan internal BNCC terbaru dalam bentuk disket, namun
untuk
buletin
cetak seperti magazine masih belum dapat terwujud. Selain itu ada juga
pertemuan
bulanan yang dilaksanakan secara rutin.
Di tahun kedua BNCC diketuai oleh Budi Indratmo
selama 2
tahun.
Pada masa kepengurusan beliau, banyak perkembangan yang terjadi.
Antara
lain
meningkatnya jumlah mahasiswa yang berminat untuk menjadi anggota
BNCC
hingga 600
orang. Di zaman dulu, jumlah tersebut tergolong besar. Tapi yang
diterima
menjadi
anggota hanya 200 orang saja. Untuk struktur organisasinya sudah
lebih
jelas
daripada tahun sebelumnya, namun masih sangat sederhana, yaitu
terdiri
dari
Ketua, Sekretaris, Bendahara, dan Teknik/Acara. Namun BNCC pada masa
ini
lebih
berfokus pada internal BNCC saja dengan tujuan untuk memberikan
pondasi
yang kuat
nantinya.
Di tahun keempat Budi Indratmo digantikan oleh
Sucipto.
Pada
masa kepengurusan beliau, tidak banyak kegiatan yang diadakan karena
beliau
melakukan restrukturisasi total pada internal BNCC. Namun dari hasil
restrukturisasi tersebut dapat dilihat pada kepengurusan selanjutnya
yang
diketuai oleh Santori.
Pada kepengurusan Santori, BNCC sudah mulai mengadakan kegiatan-
kegiatan
seperti
seminar OS/2 (Merupakan sistem operasi yang sedang nge-trend pada saat
itu loch)
yang bekerjasama dengan IBM. Santori kemudian digantikan oleh
Susanti pada tahun keenam.
Di kepengurusan Susanti inilah tercetus motto BNCC yang sangat
terkenal,
yaitu I
CAN, YOU CAN, YOU CAN TOO, ALL OF US CAN DO IT, dan tidak lupa pula
disertai
dengan gerakan khasnya. Trus BNCC juga mengadakan kegiatan eksternal yaitu Seminar Anti
Virus yang
bekerjasama dengan Mikrodata. Untuk kegiatan Internalnya BNCC
mengadakan
sebuah
kegiatan bernama BIR (Beradu Informasi Ria), yaitu sebuah kegiatan
dengan
format
cepat, tepat, dapat, yang pada waktu itu berhadiah sebuah unit
komputer.
Di tahun ke-7 kepengurusan Susanti digantikan oleh
Audi
(bukan
penyanyi itu loch..) dan kemudian pada tahun kedelapan digantikan oleh
Cui Lin. Nah pada kepengurusan inilah PnP (Pendalaman
dan
Pengembangan) mulai diadakan. Tujuan dari PnP ini adalah sebagai
sarana
untuk
para anggota untuk bisa lebih mengembangkan ilmu mereka dalam bidang
komputer
dengan materi-materi tertentu seperti Pascal, Hardware, FoxPro, dan
juga
beberapa
program yang sedang nge-trend pada saat itu. Selain itu BNCC juga
mengadakan
kunjungan ke IPTN. Pada kunjungan ini merupakan kegiatan jalan-jalan
pertama kali
yang diadakan oleh BNCC dengan para anggota.
Pada tahun kesembilan kepengurusan Cui Lin kemudian digantikan oleh
Tommy
Sofian. Pada kepengurusan ini Fave Club mulai terbentuk dan
juga
tercetus ide untuk merekrut para aktivis yang nantinya akan menjadi
pengurus.
Trus.. pada masa ini juga BNCC menyelenggarakan 3 kegiatan yang
tergolong
cukup
besar, yaitu:
1. Trend Hardware dan Software abad 21
2. KRS Online
3. Diskusi terbuka mengenai Y2K, Millenium Bug
Memasuki tahun kesepuluh, jabatan ketua diberikan kepada
Matius
Kelvin. Pada masa ini, banyak rintangan-rintangan yang
datang,
diantaranya yang paling berat adalah terjadinya kerusuhan pada bulan
Mei
1998.
Kebayang donk gimana seremnya situasi saat itu? Namun walaupun pada
waktu
itu
situasi sangat genting sekali, BNCC tetap berjuang untuk memberikan
yang
terbaik
bagi para anggotanya, sehingga lahirlah 2 seminar, yaitu Seminar Web
Interaktif
yang bekerjasama dengan pihak ATL dan diadakan di Aula lt. 8 serta
seminar Future
Technology. Selain seminar, BNCC juga mengadakan pertemuan bulanan
yang
diadakan
di JDC (Jakarta Design Center) dan merupakan pertemuan bulanan
pertama
yang
diadakan di luar kampus. Selain itu PnP ditambah frekuensinya
menjadi 8
kali
dalam seminggu dengan 4 macam topik yang berbeda dan juga mulai
membawa
komputer
saat PnP sehingga anggota dapat melihat dan praktek secara langsung.
Pada tahun kesebelas, kepengurusan BNCC dipimpin oleh 3 orang ketua,
yaitu
Robert sebagai Ketua Umum, dibantu oleh Chindra sebagai
Ketua
Pelaksana Harian dan Anita sebagai Ketua Pelaksana Kegiatan. Pada
kepengurusan,
seperti pada kepengurusan sebelumnya, banyak sekali mahasiswa Binus
yang
berminat
untuk menjadi anggota BNCC, dan melebihi kapasitas yang disediakan.
Bayangin..
sampai 2000 orang yang daftar jadi anggota BNCC. Wuiih.. banyak
ya...
Oleh karena
ini para pengurus akhirnya memberlakukan peraturan ?Siapa Cepat, Dia
Dapat?,
sehingga banyak calon anggota yang menginap di UKM karena saking
semangatnya
mereka datang seberlum jam 4 pagi. Pada kepengurusan ini pula ada
kegiatan-kegiatan yang berhasil dilaksanakan, antara lain ada 2
Seminar,
yaitu
Seminar Linux dan Seminar Design, 3 kali kunjungan serta Workshop
Visual
Basic
dan Assembler. Untuk seminar Linux diadakan di Hotel Santika dengan
tema
Pendayagunaan Linux Sebagai Alternatif Sistem Operasi Jaringan Yang
Ekonomis.
Untuk Seminar Design-nya diadakan di Fashion Cafe dengan tema
Creating
Multimedia
Application with Digital Imaging. Seminar ini bisa dikatakan seminar
pertama yang
diadakan di sebuah cafe.
Pada tahun kedua-belas terdapat peningkatan jumlah ketua menjadi 6
orang.
Pada
saat itu Eva Yanti sebagai Ketua Umum, dibantu oleh
Indra Utama
sebagai Ketua Internal, Kenneth sebagai Ketua Eksternal, Thomas
sebagai
Ketua
Keilmuan, Anthony Elroy sebagai Ketua Kegiatan dan Hendra AB sebagai
Ketua
Keuangan. Keistimewaannya pada kepengurusan ini BNCC telah memiliki
Sekretariat
sendiri yang terletak di Jl. KH Taisir No. 2B(Lantai 2). Sekretariat
ini
cukup
strategis letaknya dan tidak jauh dari kampus Syahdan. Dan sebagai
pengetahuan
aja, bahwa dengan adanya sekertariat ini, BNCC merupakan
satu-satunya UKM
yang
mempunyai sekretariat sendiri diluar kampus. Kegiatan-kegiatan yang
pernah
dilakukan selama kepengurusan Eva adalah :
1. Kunjungan ke pusat peragaan IPTEK di TMII
2. Seminar Nasional The World Of Digital Animation di Gedung perfilman
Haji Usmar
Ismail
3. Star Craft Tournament di kampus Anggrek Bina Nusantara yang
bekerjasama dengan
Binus Access dan Binus Study Site
4. Public Meeting I dengan tema Computer Bussiness dan I di mall
Ambassador
5. Workshop Coldfusion di Ringnet bekerjasama dengan PT. Bajau
Escorindo
6. Expo BNCC 2001 di kampus Anggrek Bina Nusantara yang terdiri dari
lomba game
Counter Strike, Pameran, Seminar Corporate, Seminar Networking and
Wireless
Telecomunication dan Seminar Benchmarking and Animation.
Memasuki tahun ketigabelas sosok eva digantikan oleh
Fransiska
sebagai Ketua Umum, dibantu oleh Yanni sebagai Ketua Internal,
Ruddyanto
sebagai
Ketua Media, Savitri sebagai Ketua Keilmuan, Lukas sebagai Ketua
Eksternal dan I
Chen sebagai Ketua Keuangan. Pada masa kepengurusan ini, PnP dan FA
(Forum
Anggota) dijadikan sebagai kegiatan rutin. Selain itu kegiatan-
kegiatan
yang
telah dilakukan antara lain :
1. Public Meeting II dengan tema W eb Technologies yang diadakan di
JDC
2. Seminar Broadband DSL
3. Workshop Coldfusion di warnet i-point
4. Expo BNCC 2002 di Kampus Anggrek Bina Nusantara yang terdiri dari
pameran,
seminar .NET, seminar Maya, Forum Diskusi, Workshop .NET, dan Workshop
Maya
5. FA Kunjungan ke stasiun-stasiun TV swasta antara lain RCTI, SCTV,
MetroTV, dan
Indosiar.
Pada tahun keempatbelas muncul sosok bernama Faran Filibert
Gunawan sebagai Ketua Umum yang dibantu oleh Rama Ambara
sebagai
Ketua
Fave Club, Felicia Lie sebagai Ketua Internal, Wiewie sebagai Ketua
Media, Jefri
Hendrawan sebagai Ketua Kegiatan, dan Yessy Sutana sebagai Ketua
Keuangan. Pada
masa ini kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan antara lain :
1. Workshop sehari dengan tema First Step to LINUX bertempat di Wisma
Bisnis
Indonesia Jl. S. Parman lt. 4 (kantornya Linuxindo) dan bekerjasama
dengan
Linuxindo
2. FA Kunjungan yang terdiri dari kunjungan ke TransTV, Global
TV(MTV),
Matahari
Studio?s, dan Post Office (bukan kantor pos beneran lho!!) Production
3. Festival e-mall di Ratu Plaza
4. Expo BNCC 2003 yang terdiri dari lomba web design, lomba game War
Craft III,
Seminar ERP, Seminar Mobile Technology, Workshop Digital Imaging, dan
Workshop
J2ME, dll
Pada tahun kelimabelas, kepengurusan Faran digantikan oleh
Conan
Budiman sebagai Ketua Umum yang dibantu oleh Fany
Ariasari
sebagai Ketua
Media, Handoko Wiyanto sebagai Ketua Internal, Felix IT sebagai
Ketua
Kegiatan,
Kurniadih Sutanto sebagai Ketua Keilmuan, Eko Ariawan sebagai Ketua
Keuangan.
Pada masa ini kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan :
1. BNCC Charity, merupakan acara tahunan BNCC yang dilakukan untuk
tujuan
amal.
2. BNCC Rally 2004, merupakan serangkaian acara yang terdiri dari
beberapa
workshop yang diselenggarakan secara berturut-turut dan pameran.
3. BNCC Goes to School. Acara ini ditujukan untuk memperkenalkan BNCC
ke
SMU-SMU
4. Lomba Merakit PC
5. MF Tour ke RCTI, Trans TV, Digital Studio, dll
Pada tahun keenambelas lahir sosok baru pemimpin BNCC bernama
Etina
sebagai Ketua Umum dan didukung oleh lima ketua lainnya yaitu Elly
Fiah
sebagai
Event Manager, Novita Mayasari sebagai IT Manager, Stefanie Indrayana
sebagai
Media Manager, David Cia sebagai Internal Manager, dan Yunita
Handoyono
sebagai
Finance Manager. Pada kepengurusannya ini struktur kepengurusannya
agak
berbeda
dengan kepengurusan sebelumnya dimana sub divisi dokumentasi dipindah
alihkan
kebawah internal division. Berbagai inovasi dilakukan pada
kepengurusan
ini
seperti bitmap yang terbit full colour, B-ion (BNCC Exhibition) yang
diadakan di
luar kampus tepatnya di Mall Ciputra, tampilan website BNCC dengan
wajah
baru.
Pada tahun ketujuhbelas, BNCC dipimpin oleh Ferdinand
Aloysius sebagai CEO dan
didukung oleh lima ketua lainnya yaitu Susanti sebagai Finance
Manager,
Ricky
Wijaya sebagai Media Manager, Ismail Maksum sebagai Event Manager,
F.X.
Ferryadi
sebagai Internal Manager, dan Hendy Suryadi sebagai IT Manager. Pada
kepengurusan
tahun ini, struktur kepengurusan kembali berubah dimana sub divisi
dokumentasi
dihilangkan dan fungsinya dikembalikan kepada masing – masing sub
divisi.
Banyak
juga inovasi yang ada di kepengurusan ini, contohnya : adanya
fasilitas
MF Fun
dan MF Competition untuk anggota, bitmap goes to school, Touch IT,
Bion
yang
kembali diadakan di Mall Ciputra, tampilan website BNCC yang baru, dll.
Pada tahun kedelapanbelas, BNCC dipimpin oleh
Julius selaku CEO, dengan dibantu kelima ketua lainnya,
yaitu: Nuke Novianti sebagai CFO, Meusen Suparta sebagai Event Manager,
Ivan Purnomo sebagai Internal Manager, Muhammad Mustofa Hidayatullah
sebagai IT Manager, dan Eric Narendra sebagai Member Manager. Di tahun
kedelapanbelas ini dibentuk satu divisi baru yang memiliki fokus utama
untuk menjaga kepuasan anggota sebagai salah satu customer utama BNCC,
yaitu divisi Member yang membawahi LnT dan MF. Dengan adanya divisi baru
ini, beberapa inovasi pelayanan terhadap anggota pun bermunculan, sebut
saja MIC (Member Information Center, customer service untuk anggota),
MSMS (Sistem Informasi terkomputerisasi yang digunakan anggota di kelas
LnT), dan MF Rally (MF Tour yang berkesinambungan). Pada kepengurusan ini
pula BNCC berhasil mengadakan pameran akhir tahun di Mal Taman Anggrek
(BION 2007) yang cukup dapat mengangkat brand image BNCC di berbagai
kalangan IT.
Pada tahun kesembilan belas, BNCC berada dibawah kepemimpinan
Tri Danur Wenda Sukardjo selaku CEO, dengan tetap dibantu lima ketua lainnya,
Shianty sebagai CFO, Valentinus Rama Kurniangga sebagai Event Manager, Sari Setyaning Tyas
sebagai Internal Manager, Ivan Adiwibowo sebagai IT Manager, dan Frans Mei Wardana sebagai
Member Manager.
Di kepengurusan ini, majalah bitmap menerbitkan edisi terakhirnya, untuk kemudian
digantikan oleh FILE Magazine, majalah berbasis IT-Lifestyle berkonsepkan free-magazine
pertama di Indonesia. untuk pertama dan kedua kalinya pula, BNCC dipublikasikan di media
cetak, Media Indonesia, dalam rubrik Rostrum dan Tentang.
Peningkatan servis ke anggota pun terjadi dengan dibangunnya fasilitas Member
Corner (ruang tunggu anggota yang diisi oleh MIC, MSN (Member Service Number),
Magazine Corner) serta sertifikat untuk peserta MF IT Talk.
Melalui Bion 2008 yang kembali diadakan di Mal Taman Anggrek, BNCC meraih
penghargaan Rekor Muri sebagai Pemrakarsa Replika Notebook Terbesar di Indonesia,
dan pameran kali ini pun membuka banyak peluang kerja sama bagi BNCC ke depannya.
Kegiatan-kegiatan lain yang dilakukan seperti MF IT Talk, MF Rally, MF Festival
(serangkaian acara MF dalam merayakan ulang tahun BNCC), FILE School Education,
Learning and Training, Bakti Sosial "BNCC Charity 2008", Workshop di awal dan
akhir kepengurusan, serta pengerjaan proyek IT eksternal.
Pada tahun kedua puluh, BNCC dibawah kepemimpinan Junny Wijaya selaku CEO, dibantu oleh lima ketua lainnya, Esther Dwijayati sebagai CFO, Andrew Saputra sebagai Brand Manager, Anderson sebagai Internal Manager, Hendra Masli sebagai IT Manager, dan Surya Jati Agung sebagai Member Manager. Dalam kepengurusan ini, BNCC melakukan perubahan nama Event Division menjadi Brand Division, untuk memberikan penegasan dan arahan baru bagi BNCC untuk mulai berfokus pada pembentukan dan penguatan brand image BNCC beserta produk-produk yang dihasilkan. Di tahun ini, BNCC meningkatkan kualitas, pembangunan brand image serta sistem customer satisfaction untuk semua lingkup produk serta jasa yang dimilikinya. FILE Magazine diterbitkan hingga edisi ke-10 dan mengalami peningkatan dalam jumlah pick-up-points yang ada, serta perbaikan sistem disana-sini untuk meningkatkan kemudahan dan kepuasan para pembacanya. Acara Fision (FILE School Education) juga dilangsungkan ke 6 sekolah dalam kurun waktu setahun ini. Dan di tahun ini pula event festiFILE pertama kali diadakan, dimana event ini bertujuan untuk merayakan ulang tahun FILE Magazine yang pertama, diadakan di kampus Anggrek dengan pengadaan free IT seminar untuk masyarakat umum, workshop IT (Overclocking & Networking) serta berbagai IT Competition (Wallpaper Design Competition & Article Competition). Semua acara tersebut mendapat sambutan positif dari kalangan pelajar dan mahasiswa yang tergabung dalam komunitas pembaca FILE Magazine. Sebagai event penutupan tahunnya, BNCC berusaha menjawab tantangan perubahan kondisi perekonomian global yang menuntut pengadaan event berkonsepkan "IT Solution for Business Today" untuk kalangan mahasiswa dan umum. Di bulan Mei 2009, BNCC pun meluncurkan event talkshow skala nasional pertamanya yaitu BITS (BNCC National IT Talkshow), dimana di event ini BNCC mengudang berbagai pembicara terkenal di kalangan IT dan bisnis di Indonesia, serta diselenggarakan di dua tempat yang berbeda, dengan 2 tema berbeda pula, yaitu tema "Kiat Netpreneur Masa Kini" di Adhiyana Conference Room Lt 2 Wisma Antara dan tema "Menguak Kisah Sukses para Blogger Indonesia" di Auditorium Lantai 4 Kampus Anggrek. Melalui acara ini, BNCC mengawali langkahnya untuk pengadaan event-event IT Business berkualitas nasional, serta makin memperlebar lagi eksistensinya di dunia IT dan bisnis, sehingga peluang kerjasama BNCC dengan berbagai kalangan masyarakat pun semakin diperluas.
Pada tahun kedua puluh satu, BNCC dipimpin oleh Edith Guymen Matunri selaku CEO, dengan dibantu oleh lima ketua lainnya, Merisa sebagai CFO, Tomi Nanda Kurniawan sebagai Brand Manager, Juliana sebagai Internal Manager, Liem William Salim sebagai IT Manager, dan Hartanto Yaputra sebagai Member Manager. Di kepengurusan ini perubahan dan inovasi pun dilakukan dengan tujuan untuk beradaptasi dengan kondisi yang dinamis. Salah satu inovasi yang dilakukan adalah FILE Magazine akan berubah menjadi majalah online dimana majalah ini bisa didapatkan dan dibaca di website FILE yang tentunya akan memberikan kemudahan bagi para pembacanya untuk mendapatkan FILE Magazine. Untuk mencapai kepuasan customer-nya, kegiatan demi kegiatan pun akan terus dilakukan, antara lain seperti MF IT Talk, MF Rally, kegiatan pembelajaran (Learning and Training), pengerjaan proyek IT eksternal, event-event IT seperti pameran, workshop dan seminar. Tentunya semua kegiatan tersebut dilakukan dengan tetap berfokus pada peningkatan sistem customer satisfaction semua produk yang dimilikinya dan terus berusaha meningkatkan kualitas produknya yang diharapkan untuk ke depannya dapat menguatkan eksistensi BNCC di dunia IT.
Kini di tahun ke dua puluh dua, BNCC dipimpin oleh Aditya Gandakusuma Sutandyo sebagai CEO. Bersama lima ketua lainnya, yaitu Angelina sebagai CFO, Subrata Candra sebagai Brand Manager, Tommy sebagai Internal Manager, Satria Hindarto sebagai IT Manager, dan Wizi Dewi Taniasi sebagai Member Manager, kepengurusan ini senantiasa melakukan inovasi demi mencapai yang terbaik.
